Label
- AGAMA & IBADAH (1)
- AGRARIA (5)
- AKSIFKBPGM (1)
- ALUMNUS (1)
- ARTIKEL & OPINI PUBLIK (2)
- ASTRONOMI (1)
- BENCANA ALAM (1)
- BERITA DUKA (1)
- DSAS (2)
- DUKA (1)
- DUNIA PENDIDIKAN (2)
- EKONOMI & BISNIS (3)
- EKOSISTEM (1)
- FAKTA LEGENDA (1)
- FATWA MUI (3)
- FIQIH & SYARIAH (1)
- HAJI 1445 H (1)
- HARI RAYA ISLAM (2)
- HIBURAN & OLAHRAGA (14)
- HIZAB & RUQYAH (1)
- HUKUM & HAM (14)
- IBADAH HAJI (1)
- IKN (2)
- INDEKS RP (1)
- INDEKS RUPIAH (1)
- INFORMASI & KOMUNIKASI (1)
- JOURNALIS & MEDIA (1)
- KONSULTASI FIQIH & SYARIAH (2)
- KULINER (1)
- KURS (2)
- Kurs Rupiah (2)
- mancanegara (8)
- MUSIK & OLAHRAGA (2)
- MUSIK DAN OLAHRAGA (1)
- NASIHAT ULAMA (1)
- NIN FIKSI (1)
- NON FIKSI (25)
- opini publik (19)
- OPINI PUBLIK & ARTIKEL (1)
- PAKAKKALA (2)
- PEMILU 2024 (1)
- pemilu2024 (13)
- PENDIDIKAN (1)
- PENDIDIKAN & KEBUDAYAAN (1)
- PERISTIWA (7)
- PERISTIWA & SEJARAH (2)
- PERTAHANAN & KEAMANAN (1)
- PILKADA2024 (4)
- POLITIK (5)
- POLITIK & HAM (1)
- POLITIK PEMERINTAHAN (1)
- PUBLIK FIGUR (1)
- RELIGI (8)
- RELIGIUS (1)
- SAINS (1)
- SAINS & TEKNOLOGI (3)
- SEJARAH BANGSA & DUNIA (1)
- SEKILAS INFO (1)
- SENI & OLAHRAGA (1)
- SOSIAL & POLITIK (3)
- SOSIAL POLITIK (2)
- SULSEL (1)
- TEKNIK & KONSTRUKSI (1)
- WARGA (2)
- WISATA & SEJARAH (12)
Sabtu, 15 Juni 2024
10 DESTINASI WISATA SEJARAH DI KOTA MAKASSAR WAJIB DIKUNJUNGI : KLENTENG XIANG MA
Sabtu, 08 Juni 2024
10 DESTINASI WISATA SEJARAH DI KOTA MAKASSAR WAJIB DIKUNJUNGI : KANTOR PENGADILAN NEGERI MAKASSAR
Sabtu, 01 Juni 2024
10 DESTINASI WISATA SEJARAH DI KOTA MAKASSAR WAJIB DIKUNJUNGI : PULAU LAKKANG
Sabtu, 25 Mei 2024
10 DESTINASI WISATA SEJARAH DI KOTA MAKASSAR WAJIB DIKUNJUNGI : MASJID BABUL FIRDAUS
Sabtu, 18 Mei 2024
10 DESTINASI WISATA SEJARAH DI KOTA MAKASSAR WAJIB DIKUNJUNGI : PELABUHAN PAOTERE
Sabtu, 11 Mei 2024
Destinasi Wisata di Kota Makassar "Pantai Losari"
10 DESTINASI WISATA SEJARAH DI KOTA MAKASSAR WAJIB DIKUNJUNGI : MUSEUM KOTA MAKASSAR
Sabtu, 04 Mei 2024
10 DESTINASI WISATA SEJARAH DI KOTA MAKASSAR WAJIB DIKUNJUNGI : MONUMEN MANDALA
GMnews, Makassar - Kota Makassar terletak di sisi selatan pulau Sulawesi. Kota ini menjadi saksi bisu bagaimana perlawanan masyarakat di masa penjajahan hingga pascakemerdekaan.
Di Kota ini terdapat berbagai macam peninggalan bersejarah yang masih dapat disaksikan hingga saat ini. Bahkan tak sedikit dari peninggalan tersebut dijadikan sebagai tempat wisata yang cukup menarik perhatian bagi warga lokal maupun wisatawan.
Kali ini GMnews menampilkan artikel mengenai 10 tempat bersejarah yang ada di Kota Makassar.
Lantas apa saja wisata sejarah di Kota Makassar? Berikut 10 destinasi wisata sejarah di Kota Makassar, yang dirangkum GMnews dari berbagai sumber.
Kali ini GMnews menampilkan artikel tentang Monumen Mandala.
Monumen Mandala
Monumen Mandala adalah tempat bersejarah selanjutnya yang wajib detikers kunjungi. Monumen Mandala menjadi salah satu simbol sejarah yang sangat penting dalam perjuangan bangsa Indonesia dalam mengambil kembali kekuasaan wilayah Irian Barat dari para belenggu penjajah Belanda pada tahun 1962 silam.
Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat ini tercatat mulai dibangun pada 1994 dan diprakarsai oleh Gubernur Sulawesi Selatan, H. A. Zaenal Basri Palaguna. Peletakan batu pertama dilakukan pada 11 Januari 1994 oleh Soesilo Soedarman yang saat itu menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan.
Kemudian, monumen ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 19 Desember 1995. Monumen tersebut dibuat untuk menjadi pengingat yang kuat atas usaha serta pengorbanan besar yang dilakukan oleh para pahlawan dalam meraih kemerdekaan dan kedaulatan wilayah tersebut.
Tempat bersejarah tersebut memiliki menara setinggi 62 meter. Angka itu menjadi sebuah simbol tahun 1962, tahun dimana perjuangan pembebasan Irian Barat berlangsung.
Monumen ini berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 2, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar. Tempat bersejarah ini hanya dapat dikunjungi pada hari Senin sampai Jumat mulai pukul 11.00-18.00 Wita.
Sabtu, 27 April 2024
10 DESTINASI WISATA SEJARAH DI KOTA MAKASSAR WAJIB DIKUNJUNGI : KOMPLEKS MAKAM RAJA RAJA TALLO
Sabtu, 20 April 2024
10 DESTINASI WISATA SEJARAH DI KOTA MAKASSAR WAJIB DIKUNJUNGI : MAKAM PANGERAN DIPONEGORO
Sabtu, 13 April 2024
10 DESTINASI WISATA SEJARAH DI KOTA MAKASSAR WAJIB DIKUNJUNGI : BENTENG FORT ROTTERDAM
Benteng Fort Rotterdam
Destinasi wisata sejarah pertama yang dapat dikunjungi di Kota Makassar adalah Benteng Fort Rotterdam. Benteng ini dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa ke-10 yang bernama I Manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung atau Karaeng Tunipalangga Ulaweng.
Benteng Fort Rotterdam sebelumnya bernama Benteng Ujung Pandang. Bangunan benteng ini menyerupai seekor penyu, yang melambangkan kerajaan Gowa dapat berjaya di lautan maupun di darat.
Pada tahun 1655-1669 Benteng Ujung Pandang ini hancur dalam Perang Makassar. Saat itu Belanda menyerang Kesultanan Gowa yang dipimpin oleh Sultan Hasanuddin.
Puncak peperangan terjadi pada tanggal 18 November 1667. Peperangan ini mengakibatkan sebagian bangunan benteng hancur dan Kesultanan Gowa mengalami kekalahan. Sultan Hasanuddin akhirnya dipaksa untuk menandatangani Perjanjian Bongaya.
Setelah berhasil menaklukkan Kerajaan Gowa, Gubernur Jendral Speelman kemudian membangun kembali benteng yang sebagian bangunannya sudah hancur dengan gaya arsitektur Belanda. Benteng ini kemudian berubah nama menjadi Fort Rotterdam yang diambil dari nama kota tempat kelahiran Speelman di Belanda.
Bangunan ini juga sempat menjadi tempat penawanan Pangeran Diponegoro pada tahun 1833 sampai 1855. Serta menjadi tempat tawanan perang tentara Jepang selama masa Perang Dunia ke-II.
Kemudian pada tahun 1945-1949 saat agresi militer Belanda, benteng ini sempat kembali dikuasai Belanda. Hingga pada akhirnya di tahun 1970-an, benteng ini mengalami pemugaran oleh pemerintah dan dijadikan destinasi wisata.
Bangunan Benteng Rotterdam ini terletak di Jalan Ujung Pandang, Kelurahan Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar. Anda dapat mengunjungi tempat ini mulai dari pukul 09.00-18.00 WITA.
PENGUSAHA PISANG TANJUNG BAYANG RAUP SATU JUTA RUPIAH SEHARI SAAT LEBARAN
"Kurang lebih Rp 1 juta mi (didapat) hari ini. Yang banyak disewa itu rabel (kapal karet) karena ada sandarannya yang bikin nda capek orang naik di atasnya," kata pengusaha penyewaan banana boat dan rabel di Tanjung Bayang Makassar, Rahman (35) kepada GMnews, Kamis (11/4/2024).
Rahman mengaku sudah 10 tahun menggeluti usaha penyewaan banana boat dan rabel di Tanjung Bayang. Dia menjalankan usahannya itu bersama ibunya, Hajjah Sibo (70) dan dibantu timnya.
Sejarah Kesesatan Wahabi
Sejarah perkembangan gerakan Wahabi di dunia Arab mempunyai asal muasal yang dikenal dengan gerakan Salafiah klasik yang dirintis oleh Ibnu ...
-
(Chapter 14) Pada bulan Oktober 1959 Letnan Kolonel Muhammad Jusuf diangkat menjadi Panglima KDMSST menggantikan Letnan Kolonel Andi Mattala...
-
Setelah penaklukan Mekah, para sahabat Nabi Muhammad ﷺ SAW sering berdiskusi mengenai amalan apa yang paling utama dilakukan. Dalam sebuah ...
-
(Chapter 8) - Panglima TT-VII mengeluarkan perintah operasi (penumpasan) yang diberi nama Satuan Komando Operasi Merdeka. Setelah itu memben...